• Imagen 1 Peta Indonesia
    Berjajar pualu pulau sambung menyambung menjadi satu !

Waspadai penyakit saat musim hujan ?

Banyak hal penyebab penyakit disaat musim hujan seperti sekarang ini. Saat musim hujan biasanya orang terbawa suasana malas dan banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan serta malas minum air putih. Sehingga karena kurangnya aktifitas dari badan dapat menyebabkan sistem imun tubuh menurun dan kehujanan yang berakibat daya tahan tubuh menurun. 

Beberapa hal untuk menjaga agar tetap sehat selama musim hujan :

1. Mencuci tangan
Mencuci tangan merupakan upaya agar tidak tertular virus menular seperti flu dan batuk yang banyak diderita oleh orang saat musim hujan. Cucilah tangan menggunakan sabun selama 30 menit dan keringkan.

2. Menjaga tubuh dalam kondisi hidrat
Konsumsilah air yang cukup agar tubuh tetap hidrat serta sumber cairan lain seperti jus buah atau sayuran, susu, teh dan banyak makan sayuran.

3. Pilih makanan yang sehat
Disaat musim hujan makanan sehat sangat rawan, selain itu konsumsi makanan yang seimbang terutama ikan, karena mengandung asam omega yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta makan makanan berserat dan kurangi makanan manis atau cepat saji untuk mendapatkan antioksidan.

4. Tetaplah aktif dan Konsumsi multivitamin

Influenza adalah salah satu penyakit yang harus diwaspadai saat musim hujan. Penyakit ini merupakan termasuk penyakit yang menular, menyerang saluran napas, dan sering menjadi wabah yang diperoleh dari menghirup virus influenza. Penyebabnya adalah virus influenza, virus ini memiliki banyak strain diantaranya virus influenza tipe A, B dan C.

Adapun gejalanya, penderita secara tiba-tiba menjadi demam, letih, lesu, kehilangan selera makan, sakit kepala, belakang tangan dan kaki serta menderita sakit tenggorokan dan batuk kering.


Influenza tidak harus diobati dengan pemberian antibiotika karena penyebab penyakit ini adalah virus, bukan mikrobakteri. Untuk influenza yang belum berkomplikasi, harap beristirahat dengan cukup di rumah agar tidak menjadi bertambah parah. Mungkin dibutuhkan waktu sekitar 2 hari setelah demam berlalu. Agar lebih cepat sembuh dapa diberikan dekongestan. 

Influenza akan sembuh dengan sendirinya sesuai dengan daya tahan tubuh, bila demam atau sakit kepala bisa diberikan parasetamol sebagai analgetik & antipiretik. Sedangkan antibiotik diberikan bila komplikasi pneumonia bakteri dan pada pasien penderita bronkitis kronis.
Read more! - Waspadai penyakit saat musim hujan ?

Swamedikasi

Swamedikasi, berdasarkan permekes No.919/MENKES/PER/X/1993 merupakan upaya seseorang dalam mengobati gejala sakit atau penyakit tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dalam hal ini Apoteker harus memberikan informasi obat yang objektif dan rasional. 

Swamedikasi dilakukan untuk kondisi penyakit yang ringan, umum dan tidak akut, seperti sakit kepala, sakit gigi, demam, diare, batuk ringan, salesma, influenza dan lainya.

Sesuai permenkes No.919/MENKES/PER/X/1993, kriteria obat yang dapat diserahkan tanpa resep dokter : 1.)Tidak dikontraindikasikan untuk penggunaan pada wanita hamil, anak di bawah usia 2 tahun dan orang tua di atas 65 tahun; 2.) Pengobatan sendiri dengan obat dimaksud tidak memberikan risiko; 3.) Penggunaannya tidak memerlukan cara atau alat khusus; 4.) Penggunaannya diperlukan untuk penyakit yang prevalensinya tinggi di Indonesia; 5.) Obat dimaksud memiliki rasio khasiat keamanan yang dapat dipertanggungjawabkan untuk pengobatan sendiri.

Jenis obat yg digunakan pada penanganan Swamedikasi,
       >> Obat bebas OTC (Over the counter) tanpa resep dokter.
       >> Obat bebas : tanda lingkaran hitam, dasar hijau.
       >> Obat bebas terbatas : tanda lingkaran hitam, dasar biru.
       >> Obat Wajib Apotek (OWA) 
             Merupakan obat keras tanpa resep dokter, tanda: lingkaran hitam, dasar merah.
       >> Suplemen makanan / Multivitamin.

Beberapa contoh penanganan Swamedikasi,
Analgetika (pereda nyeri) & Antipiretika (penurun panas)
       >> Parasetamol (asetaminofen).
Gangguan lambung
       >> Oralit (untuk diare).
       >> Aluminium & magnesium hidroksida (gejala kelebihan asam lambung).
Obat batuk:
       >> Dekstrometorfan (penekan batuk).
       >> Obat batuk hitam (pencair dahak).
Read more! - Swamedikasi

IAI Badan POM DepKes RI WHO Indonesia FIP